WMI Gelar Trauma Healing Korban Bencana Banjir dan Longsor di Bogor

WMI lakukan trauma healing terjahap korban bencana banjir dan longsor di Bogor

Terkini.id, Jakarta – Pasca bencana alam longsor dan banjir yang terjadi di Jabodetabek pada awal Januari 2020 lalu, tak sedikit yang mengalami trauma dari kejadian tersebut khususnya anak-anak.

Untuk menangani masalah trauma yang terjadi pada anak-anak tersebut, salah satu lembaga kemanusiaan yakni Wahana Muda Indonesia (WMI) turut peduli melakukan trauma healing terhadap korban bencana seperti di Desa Cileuksa Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Direktur WMI CARE M. Zainul mengatakan program trauma healing ini digelar dalam rangka menghilangkan perasaan trauma, takut dan rasa jemu yang melanda kanak-kanak yang merupakan salah satu kelompok penyitas paling rentang dari dampak bencana.

Menurutnya, Desa Cileuksa merupakan salah satu desa yang terdampak longsor parah dan sempat terisolasi karena akses jalan menuju desa tersebut putus akibat material longsor, oleh karenanya peristiwa itu sangat berdampak pada psychologi kanak-kanak.

“Program trauma healing ini kita laksanakan untuk minimal menghibur dan menghilangkan rasa trauma pada anak, karena peristiwa ini telah mencuri keceriaan dan aktifitas mereka sebelumnya,” jelas Zainul.

Trauma healing tersebut diikuti lebih kurang 70 anak. Acaranya sendiri diisi dengan sejumlah hiburan seperti fun game, bernyanyi dan olah raga dengan para mentor yang terdiri dari relawan WMI dan komunitas atau lembaga Mitra WMI yang tergabung dalam Jaringan Relawan Muda Indonesia (JRMI).

Selain Cileuksa, lanjut Zainul menyebutkan bahwa WMI juga telah menggelar kegiatan serupa di Kecamatan Jasinga dan di Desa Sajira, Lebak – Banten sekaligus memberikan donasi berupa perlengkapan sekolah (School Kit) kepada anak-anak penyitas korban banjir dan longsor.

“Kami dari WMI masih akan terus membuka posko kemanusian hingga masa tanggap darurat bencana selesai.  Selanjutnya, WMI akan melihat perkembangan pada masa transisi tanggap darurat dan masa recovery pasca bencana,” tutupnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini