Ngeri, Pria Asal China Ini Kejang-kejang Setelah Makan Daging di Hotpot

Sumber foto : Wikipedia

Terkini.id, Jakarta – Sajian makanan dengan hotpot memang terbilang unik dan kini banyak disajikan oleh restoran di Jakarta. Hot pot, atau hotpot, juga dikenal sebagai steamboat, adalah metode memasak Cina, disiapkan dengan panci sup di atas meja makan, berisi berbagai bahan makanan dan bahan-bahan Asia Timur.

Namun, untuk kita harus hati-hati untuk memilih tempat restoran yang menyediakan gaya makan hotpot. Jangan sampai mengalami kejadian seperti pria asal China yang mengalami kejang-kejang setelah  memakan daging yang kurang matang.  Setelah diperiksa, ternyata ada cacing pita  bersarang di otaknya.

Melansir dari CNN Indonesia, Seorang pria bernama  Zhu (nama samaran) dari Quzhou, di Provinsi Zhejiang Timur membeli daging babi dan domba untuk dimasak sebagai hotpot dalam kaldu pedas.

Menurut laporan dari Rumah Sakit Afiliasi Pertama Universitas Zhejiang, beberapa hari kemudian dia merasa pusing dan sakit kepala pada siang hari. Sedangkan malam harinya, Zhu akan kejang-kejang,  seperti penderita  epilepsi.

Ketika Zhu kejang, rekan kerjanya membawanya ke rumah sakit terdekat untuk diperiksa. Setelah menjalani CT Scan, hasilnya terjadi kalsifikasi antaranial dan lesi di tengkoraknya. Namun dia menolak pemeriksaan lebih lanjut karena tak mau menghabiskan banyak uang.

Gejalanya tak hilang, ia masih terus mengalami kejang. Akhirnya, Zhu  menyerah dan kembali ke rumah sakit untuk dilakukan MRI. Dokter pun mendiagnosanya dengan neuroysticercosis- ada cacing pita di otak.

Neurocysticercosis adalah infeksi parasit yang tertular ketika seseorang menelan telur cacing pita. Ketika sampai di otak, larva cacing pita akan masuk ke jaringan otot dan otak. Di sana mereka mulai membentuk kista -seperti kalsifikasi (pengerasan).

Mengutip CNN, dokter pun bertanya kebiasaan Zhu. Setelah mendengar bahwa Zhu sudah makan hotpot baru-baru ini, dokter berspekulasi bahwa daging babi dan domba mungkin sudah dihinggapi larva cacing pita. Cacing ini kemudian masuk ke saluran pencernaan karena dagingnya tak dimasak dengan benar.

“Saya hanya merebus dagingnya sebentar,” kata Zhu dalam laporan rumah sakit. Kaldunya pedas berwarna merah, jadi Anda tak bisa lihat apakah dagingnya sudah dimasak sampai matang atau belum,” akunya.

Setelah dioperasi dan diambil cacing pita dari otaknya, keadaan Zhu pun membaik.

 

Komentar
Terkini