Melalui Aplikasi Keren Ini, Kemenlu Dapat Lindungi WNI di Luar Negeri

safe travel sumber foto Bisnis Metro

Terkini.id, Jakarta – Kementerian Luar Negeri ternyata memiliki cara khusus untuk  memonitor wisatawan Indonesia di luar negeri. Kemenlu menggunakan aplikasi canggih unutuk menjaga keamanan dan kenyamanan warga Negara Indonesia yang sedang ke luar negeri.

Aplikasi yang diberi nama Safe Travel ini, hari ini memasuki hari ketiga dalam penyelenggaraan Safe Travel Fest yang diadakan di Mall Kota Kasablanka, pada 29 November 2019.  Kemenlu sebagai penyelenggara masih berupaya untuk mengajak masyarakat khususnya traveler menggunakan aplikasi Safe Travel.

Melansir dari Detik com, Fadli selaku Panitia Pelaksana acara Safe Travel Fest  mengatakan aplikasi ini bisa digunakan traveler untuk membantu pihak Kemenlu apabila  mengalami kesulitan di luar negeri. Untuk informasi, Safe Travel Fest berusaha untuk memperkenalkan liburan yang aman untuk traveler lewat aplikasi Safe Travel.

“(Acara ini) adalah kampanye untuk penyadaran publik bahwa Kemenlu punya aplikasi bagus yang bisa dijadikan salah satu instrumen untuk memproteksi para traveler ke luar negeri. Banyak fitur di dalamnya yang bisa mempermudah WNI bila ada hal-hal emergency di luar negeri,” jelas Fadli.

Aplikasi Safe Travel adalah sebuah platform yang dibuat oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan dapat diunduh di Android maupun iOS. Kemlu merilis aplikasi ini pada April 2018 lalu untuk membantu warga negara Indonesia (WNI) saat bepergian di luar negeri.

Ide pembuatan Safe Travel Kemlu muncul setelah gempa dahsyat mengguncang Nepal pada tahun 2015. Kala itu, Kemlu merasa kecolongan karena tidak bisa mengetahui berapa banyak WNI yang berada di Nepal maupun yang kemungkinan menjadi korban. Aplikasi Safe Travel Kemlu ini diharapkan dapat mencegah masalah seperti itu terulang kembali.

Aplikasi Safe Travel telah dikembangkan sejak Januari 2017. Dari aplikasi tersebut, Kemlu dapat mengetahui sebaran, lokasi, dan identitas WNI di luar negeri secara aktual. Untuk itu, Kemlu RI telah mengintegrasikan database WNI dari Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri.

Berita Terkait
Komentar
Terkini