Atraksi Seni dan Budaya Khas Betawi Warnai Peringatan Tahun Baru Islam di Yayasan Rahmatan Lil Alamin Jakarta Timur

Terkini.id, Jakarta – Yayasan Rahmatan Lil Alamin Jakarta Timur (YRLA) menggelar Peringatan Tahun Baru Islam 1444 H sekaligus HUT RI ke-77  bertempat di Jalan H Naman, No 60 RT 013/03 Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu 14 Agustus 2022.

Acara tersebut juga dirangkai dengan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Musala dan Asrama Yatim.

Di sela-sela kegiatan diisi dengan penampilan seni dan budaya yang dibawakan oleh anak yatim dari Sanggar Gunda Nusantara dan atraksi Ondel-ondel dari Sanggar Dahlia.

Baca Juga: Intip RekomendasiKlinik Kecantikanyang Terpercaya, Apa Saja?

Penampilan seni dan atraksi Ondel-ondel asuhan Herry berhasil menghibur anak-anak yatim, dhuafa dan para tamu lainnya. 

Atraksi Seni dan Budaya Khas Betawi Warnai Peringatan Tahun Baru Islam di Yayasan Rahmatan Lil Alamin Jakarta Timur. Foto: Arman/Jakarta Terkni.

Satu pasang Ondel-ondel dengan kostum Merah dan Putih lengggang lenggok berputar diiringi irama alat  musik khas  yang dibawakan oleh 12 orang.

Baca Juga: Kepedulian Terhadap Wartawan, Asmen dan Trikarya Gelar Konser Amal

Masing-masing pemain musik membawa alat berupa gendang 2 buah yakni ”gendang laki-laki” dan ”gendang perempuan”, kempul, gong, kenong, kecrek, dan terompet atau tehyan.

Diketahui, Seni Ondel-ondel mulai tergerus oleh era modernisasi dan digital. Banyak anak-anak yang lebih mengenal Budaya Asing dengan game online dibanding Budayanya sendiri.

Dari keprihatinan itu, Jajaran pengurus Yayasan Rahmatan Lil Alamin ingin mengangkat kembali  seni dan budaya khas Betawi agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi muda.

Baca Juga: Kepedulian Terhadap Wartawan, Asmen dan Trikarya Gelar Konser Amal

Tidak hanya mengenal sejarahnya, tetapi juga bisa memaknai filosofi yang terkandung di dalam seni Ondel-ondel dan seni Betawi lainnya. 

Atraksi Seni dan Budaya Khas Betawi Warnai Peringatan Tahun Baru Islam di Yayasan Rahmatan Lil Alamin Jakarta Timur. Foto: Arman/Jakarta Terkni.

“Dahulu ondel-ondel dijadikan sebagai simbol pelindung kampung dari segala mara bahaya, selain itu masyarakat Betawi juga menjadikan ondel-ondel sebagai penangkal datangnya wabah penyakit pada saat itu,” kata Ketua Panitia, Maskuri.

Wali Kota Jakarta Timur yang diwakili oleh Sekretaris Camat Duren Sawit Ali Siregar mengapresiasi langkah yang diambil oleh panitia dengan menampilkan budaya lokal masyarakat Betawi.

“Saya ucapkan terimakasih tadi dalam acara ditampilkan pantun dan Ondel-ondel yang meramaikan acara ini dan kami juga mengharapkan ini bisa ditularkan di wilayah sekitar,” ucapnya.

Ali lebih lanjut berharap Yayasan Rahmatan Lil Alamin bisa mengambil peran atau kontribusi dengan memberi edukasi tentang budaya lokal sehingga bisa lestari khususnya di wilayah Pondok Kelapa Duren Sawit.

“Pemerintah sangat mendukung sekali setiap acara dikenalkan direalisasikan dipertontonkan kepada masyarakat tentang budaya Betawi,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan acara Peletakan batu Pertama Pembangunan Mushola dan Asrama Yatim Rahmatan lil’alamin sebagai penanda  dimulainya Program Pembangunan juga penggalangan Dana Wakaf untuk mendukung penyelesaian Program Pembangunan.

“Kami sangat berterimakasih sekali atas kehadiran Bapak walikota sekaligus pelaksanaan batu pertama dimulainya Program Pembangunan mushola dan Asrama yatim rahmatan lil’alamin,” ucap Ketua Umum Yayasan Rahmatan Lil Alamin Jakarta Timur, Erin Hendrian, M.H.

Erin lebih lanjut mengatakan, kehadiran pemerintah merupakan  bentuk dukungan dan kepedulian terhadap anak-anak yatim.

“Tentunya kami juga sangat berterimakasih kepada pemerintah dan masyarakat serta para donatur atas dukungan pelaksanaan acara peringatan pada hari ini, terus bersemangat sampai bangunan ini kokoh berdiri sebagai amal soleh kita,” tandasnya.

Sesi akhir acara dilaksanakan pembagian santunan dan paket bingkisan sembako untuk yatim dan dhuafa. 
***

Bagikan