Seluk Beluk PBB Online Jakarta yang Perlu Diketahui

Terkini.id, Jakarta – PBB online Jakarta merupakan salah satu kewajiban yang ditanggungkan pada masyarakat jakarta yang bisa dipenuhi secara online.

Supaya lebih jelas lagi, berikut seluk beluk terkait PBB atau Pajak Bumi dan Bangunan yang dibayarkan oleh masyarakat.

1. Pengertian PBB

PBB atau Pajak Bumi dan Bangunan merupakan pajak pada tanah ataupun bangunan yang dikenakan pada para pemiliknya.

Pajak ini dikenakan karena pemilik telah mendapatkan keuntungan dari kepemilikan tanah atau bangunan tersebut.

Para pemilik yang dimaksud bisa berupa perorangan maupun suatu instansi, dan mereka diharuskan untuk membayar PBB setiap tahun.

Pembayaran PBB online Jakarta bisa dilakukan setelah mendapatkan SPPT atau surat pemberitahuan pajak terutang.

2. Dasar Pengenaan Pajak Pada PBB

Nominal Pajak Bumi dan Bangunan yang harus dibayarkan berkaitan atau disesuaikan dengan nilai jual objek pajak (NJOP).

Nominal dari setiap NJOP umumnya berbeda, berdasarkan ukuran dan jenis objek yang dimiliki, seperti tanah, bangunan, ataupun kendaraan.

Nominal nilai jual objek pajak atau NJOP ini dibuat setiap tahun sesuai dengan harga pasar pada tiap wilayah.

Pihak yang memiliki kewenangan untuk menetapkan NJOP adalah Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

3. Faktor Penetapan NJOP untuk Bisnis

Hingga saat ini, terdapat beberapa hal yang mempengaruhi nominal NJOP pada tiap properti bisnis berupa tanah atau bangunan.

Untuk properti berupa tanah, faktor yang mempengaruhi jumlah NJOP adalah letak, pemanfaatan, peruntukan, dan kondisi lingkungan.

Sedangkan untuk properti bisnis berupa bangunan dipengaruhi oleh jenis bahan bangunan yang digunakan, rekayasa, letak, dan kondisi lingkungannya.

4. Faktor Penetapan NJOP untuk Warisan

Selain dikenakan pada properti berupa tanah dan bangunan yang diperjualbelikan, NJOP juga dikenakan pada properti warisan yang tidak diperjualbelikan.

Faktor yang mempengaruhi NJOP warisan adalah perbandingan harga dengan objek pajak lainnya, serta nilai jual pengganti dan perolehan baru.

5. Cara Menghitung PBB

Setelah mengetahui pengertian dan dasar penetapan Pajak Bumi dan Bangunan, serta faktor penetapan NJOP, Anda perlu mengetahui perhitungannya.

Jika ingin menghitung jumlah PBB, Anda perlu mengali tarif 0,5% dengan nilai jual kena pajak (NJKP).

Untuk NJOP yang kurang dari Rp1 miliar, maka NJKP-nya sebesar 20%, sedangkan yang lebih dari Rp1 miliar mencapai 40%.

Sebagai contoh sederhananya, suatu objek PBB seharga Rp3 miliar, maka untuk NJKP-nya, Anda bisa mengalikan 20% dengan Rp3 miliar.

Dari perhitungan tersebut, NJKP-nya sebesar Rp600 ribu, dan untuk menghitung jumlah PBB, Anda perlu mengalikan 0,5% dengan Rp600 ribu.

Maka dari perhitungan ini, tagihan PBB yang harus dibayarkan adalah sebesar Rp3 ribu.

6. Cara Membayar dan Mengecek PBB

Setelah mengetahui perhitungannya, Anda juga harus mengetahui cara untuk membayar dan mengecek PBB.

Tagihan Pajak Bumi dan Bangunan yang harus dibayar bisa Anda cek secara online melalui e-commerce maupun situs resmi pemerintah.

Jika sudah memutuskan untuk melakukan pengecekan melalui e-commerce ataupun web pemerintah, maka Anda perlu mencantumkan beberapa hal.

Hal yang harus dicantumkan saat mengecek tagihan PBB terdiri dari SPPT, alamat kota/kabupaten, dan NOP.

Tidak hanya proses pengecekan tagihan, pembayaran PBB juga bisa dilakukan dengan berbagai cara, baik secara online maupun offline.

Proses pembayaran PBB online jakarta bisa dilakukan dengan berbagai cara, yakni melalui ATM, petugas pajak, dan kantor pos.

Itulah informasi seluk beluk PBB online Jakarta yang perlu diketahui supaya bisa lebih mudah saat mengecek dan membayar.

Pajak sudah menjadi kewajiban seluruh warga negara, dan harus dipenuhi untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.

Bagikan