Pesatnya Penyebaran Covid-19, Irma Indriani: Pola Pikir Sangat Berpengaruh Besar

Pesatnya Penyebaran Covid-19,  Irma Indriani: Pola Pikir Sangat Berpengaruh Besar. Foto: Arman/Jakarta.terkini.id.
Pesatnya Penyebaran Covid-19,? Irma Indriani: Pola Pikir Sangat Berpengaruh Besar. Foto: Arman/Jakarta.terkini.id.

Terkini.id, Jakarta – Ketua Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (Gercin) DPD DKI Jakarta, Irma Indriani menilai, adanya kendala komunikasi dalam upaya penurunan penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Survey dilapangan, dia mendapati warga yang tak mematuhi Prokes didaerah Warakas, Jakarta Utara. Berbeda dengan masyarakat didaerah Kelapa Gading, Jakarta Utara.   

“Di daerah Warakas Priok, Jakarta Utara seolah tanpa beban, rasa khawatir dan ketakutan. Semuanya seperti tidak terdampak apapun dengan mengindahkan Prokes khususnya bermasker dan menjaga jarak, apalagi cuci tangan juga tidak, malah hitung uang sambil nyemil makanan ditangannya,” beber Irma, Senin, 15 Februari 2021.

“Dibandingkan Daerah Kelapa Gading (Kelapa Nias, Gading Kirana, Hybrida, red) sekalipun masih satu wilayah Jakarta Utara  akan tetapi sangat jauh perbedaan dan sangat nyata betapa kuasa dan kebesaranNya sangat akurat tanpa memilah pada siapapun juga. Jadi, bisa membuat hypotesa perbandingannya juga,” sambungnya.

Pesatnya Penyebaran Covid-19,  Irma Indriani: Pola Pikir Sangat Berpengaruh Besar. Foto: Arman/Jakarta.terkini.id.

Berdasarkan temuan dilapangan, Irma berpendapat bahwa, pola pikir atau mindset dalam menghadapi pandemi Covid-19 sangat berpengaruh besar.

Dia mencontohkan, masyarakat Warakas yang mayoritasnya berekonomi rendah justru masuk dalam kategori zona hijau.

“Daerah Warakas yang padat penduduk didalam gang- gang kelinci, setelah di observasi prokesnya tidak ketat karena mindsetnya sangat simple dimana semua warganya sangat percaya diri tinggi bahwa virus Covid tersebut terlalu dibesar-besarkan,” papar Irma.

Sementara, wilayah Kelapa Gading yang masuk dalam kategori zona merah malah didominasi masyarakat dengan ekonomi menengah dan keatas.

“Sedang di Kelapa Gading yg kehidupan warganya megah dan mewah malah terdampak Zona merah bahkan sangat Prokes ketat dalam kekhawatiran dan rasa takut atas penularan Covid sekalipun pada sesama anggota keluarga sanak famili terlebih terhadap penerimaan tamu juga,” ujarnya.

Selain Jakarta Utara, Irma juga sempat mengunjungi wilayah Jati Pulo Tanggul Banjir Kanal Sungai Bambu, Jakarta Barat. Disana, dirinya mendapati hal serupa dengan daerah Warakas.

“Mereka semua tanpa Prokes ketat sesuai aturan yang berlaku dan ditetapkan. Mereka pergi  berjalan dan bertetangga, anak- anak mereka juga tetap  bermain bersama  tanpa bermasker,” terang Irma.

“Jadi jelas sekali bahwa semua persoalan penularan dan terjangkit Covid yang utama adalah disebabkan oleh cara berfikir diri kita dan cara mengantisipasi penularan atas percaya diri kita  masing-masing,” tambahnya.

Untuk itu, Irma menyimpulkan bahwa, pola pikir dan sikap dalam menjaga Prokes berpengaruh sangat besar. Sehingga, dirinya mengharapkan agar, sosialisasi secara berkesinambungan perlu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita dapat  menyimpulkan dan membuat perbaikan pada pola pikir, sikap dalam menjaga Prokes dan mensosialisasikan secara berkesinambungan agar masalah pandemi ini tidak terus menguras energi juga menghambat gerak perekonomian,” tutup Irma.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

GRPP Hadir, Siap Melawan yang Merongrong Pancasila

Korbrimob Polri Siap Melakukan Pengamananan saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2020-2021

Brimob Disiagakan Dalam Pengamanan Ormas di Mapolda Banten

Korps Brimob dan DVI Polri Hadir untuk Kemanusiaan

Ultah DPD Gercin DKI Jakarta, Membahas Lima Butir Pancasila Sebagai Fondasi NKRI

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar