ASH: Ngamuk tak Mendapatkan Bansos, Jalan Utama Desa Cimungkal Jadi Sasarannya

Medsos
ASH saat berfoto bersama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir. (Foto: Istimewa).

Terkini.id, Sumedang – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) mencurahkan isi hatinya terkait bansos terdampak Covid-19. menurutnya, pemerintah masih pilih kasih memberikan bansos tersebut.

Ibu tersebut berinisial ASH (43) memilih mencurahkan isi hatinya di medsos yaitu di Forum Komuniskasi Warga Desa Cimungkal (FKWDC). Karena forum tersebut selain untuk komunikasi sesama warga, Tetapi juga menampung seluruh aspirasi dari warga desa Cimungkal.

“Yang nangis-nangis yang tertawa-tertawa, tolong dong yang adil kasian masyarakat termasuk saya jangan dipilih kasih,” tulis ASH.

Postingan ASH. (Foto: Secreenshot).

“Ayo gusur saya ke pengadilan, kalau merasa ada yang gak enak dengan status saya yang kayak tai,” cetusnya seolah-olah menantang.

Tak jelas siapa sebenarnya yang di kritik oleh Ibu tersebut, menurutnya yang mendata seakan-akan tak telititi.

“Seharusnya yang yang mampu maupun yang tidak, apalagi tidak mampu wajib mendapatkan bansos,” tukasnya.

Saat dikonfirmasi Ibu tersebut melalui sambungan Wathsapp Jumat 12 Juni 2020. ternyata ASH adalah warga Desa Cimungkal tepatnya, dusun Cimungkal RT/RW 03/01 Kec. Wado Kab. Sumedang Jawa Barat.

Akses utama menuju kantor desa Cimungkal, terlihat digenangi air saat turun hujan. (Foto: Istimewa).

Diapun memohon kepada Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, terkait jalan ke desa Cimungkal yang rusak parah. Menurutnya, warga desa Cimungkal sangat malu bila ada tamu dari luar daerah yang masuk desa Cimungkal.

“Saya mohon minta perhatiannya dari Bapak Bupati ini buat umum, maaf Pak Jalan Cimungkal segera dirapihkan, kami malu bila ada tamu dari luar karena jalannya seperti sungai kering,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan Bupati Sumedang belum bisa dikonfirmasi, dan akan dilakukan konfirmasi bila ada berita selanjutnya mengenai jalan utama Desa Cimungkal.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Seorang Ibu Mengundurkan Diri Dari Keanggotan Penerima Bansos Program Keluarga Harapan

Apakah Bisa Terjadi di Indonesia, Program Satu Suami Istri Dua

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar