Reproduksi Corona Masih 1,1, Alasan Anies Perpanjang PSBB Hingga 4 Juni

PSBB  Jakarta
Anies Baswedan perpanjangan PSBB Jakarta tahap 2 hingga 4 Juni mendatang. (Foto Tempo.co)

Terkini.id, Jakarta – Jadi PSBB terakhir, Jakarta perpanjang PSBB tahap kedua. Anies Baswedan Kembali memberlakukan perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Menurut Anies Ini disebut akan jadi PSBB .terakhir di Jakarta..

Hal ini disampaikan Anies melalui siaran Facebook Selasa (18 Mei 2020). “Pemprov DKI Jakarta, Gugus Tugas DKI Jakarta menyampaikan kepada seluruh masyarakat, Jakarta akan menambah PSBB selama 14 hari mulai tanggal 22 Mei sampai 4 Juni,” ujarnya.

Ini merupakan perpanjangan kedua PSBB di Jakarta. Usai ini, dimungkinkan tak akan ada PSBB lanjutan di Jakarta.

Anies Baswedan smapiakn perpanjangan PSBB Jakarta tahap 2 hingga 4 Juni mendatang. (Foto Tempo.co)

“Ini bisa menjadi PSBB penghabisan jika kita disiplin,” tegas Anies lagi.

Sebelumnya Anies memutuskan PSBB di DKI Jakarta sejak 10 April 2020. PSBB di Jakarta Jilid I ini berlaku sampai 20 April 2020 lalu.

Baca juga:

Pemberlakuan PSBB di Jakarta pada 10 April lalu digariskan oleh keputusan Menteri Kesehatan. Sementar itu menurut data sebaran penambahan kasus baru Covid-19 hingga 19 Mei 2020, Jakarta ada penambahan 98 kasus baru.

Sampi saat ini penambahan kasus terbanyak terjadi di DKI Jakarta dengan 98 kasus baru sehingga di Jakarta menjadi 6,155 disusul Jawa Timur 2,377, Jawa Barat, 1,700, Jawa Tengah 1,175.

Selanjutnya Anies memperpanjang PSBB di Jakarta selama 28 hari. PSBB Jilid II berakhir pada 22 Mei mendatang.

Periode kedua PSBB di Jakarta berlaku sejak 24 April lalu hingga 22 Mei mendatang.

“Dengan mendengar pandangan para ahli di bidang penyakit menular dan diskusi yang dilakukan Dinas Kesehatan, kami putuskan memperpanjang pelaksanaan PSBB, diperpanjang 28 hari.

Artinya periode kedua PSBB di Jakarta dari 24 April sampai 22 Mei 2020,” ungkap Anies, Rabu (22 April lalu). Selanjutnya Anies Baswedan kemudian melanjutkan memperpanjang PSBB untuk kedua kalinya. PSBB Jilid III akan berlangsung hingga 4 Juni 2020 nanti.

Alasan PSBB diperpanjang karena angka reproduksi Coronadi DKI Jakarta masih 1,1. Artinya 1 orang terinfeksi Covid-19 masih menularkan ke satu orang lainnya.

Lanjut Anies, berdasarkan analisa data secara ilmiah angka reproduksi harus di bawah 1, kemudian membuka kembali Ibu Kota ke “New Normal”.

Anies juga mengatakan jika pada perpanjangan ini bisa dikendalikan pemerintah bakal membuka secara bertahap Ibu Kota sampai keadaan menjadi normal.

“Tentunya normal dengan istilah new normal. Bukan pejabat pemerintah atau penegak hukum. Yang menentukan kita semua, “ujar Anies lagi.

Masyarakat bakal menjadi garda terdepan untuk menurunkan angka reproduksi penularan Covid-19.

Anies berharap perpanjangan ini tidak membuat angka reproduksi penularan Covid-19 menjadi 4 seperti di bulan Maret 2020 lalu.

“Kepada yang belum berdiam diri di rumah. Dua minggu ini mari kita berdisiplin di rumah. Sehingga Jakarta sukses mengendalikan ini semua, “tutur Anies.

Komentar

Rekomendasi

Pengurus GTKHNK 35+ Karawang Kecam Indra Charismiadji yang Singgung Jutaan Guru

Laporan Kinerja DPRD Kabupaten Bogor Masa Persidangan II Tahun 2020

Dukung PSBB, KRL Akan Uji Coba Setop Beroperasi 18 April

Irjen Pol Nana Sudjana : Kelompok Anarcho Rencanakan Penjarahan

Pemerintah Revisi Cuti Lebaran dan Hari Libur Nasional 2020

Jadi Epicenter Covid-19, Anies Keluarkan Pergub No 33 Tahun 2020

PSBB Jakarta Berlaku 10 April, 8 Sektor ini Dikecualikan

Riza Patria Terpilih Wagub Jakarta, Sejumlah PR Menanti

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar