Bansos Tidak Merata, Ketua DPD DKI Jakarta Gercin Angkat Bicara

Bansos
Ketua DPD DKI Jakarta Gercin Irma Indriani sedang membacakan surat keputusan pelantikan DPC se DKI Jakarta, di Balai Rakyat, Gelanggang Remaja, Rawa Mangun. (Foto: Arman/ Jakarta.terkini.id).

Terkini.id, Jakarta – Menyingkapi Penyaluran bantuan sosial ( Bansos ) dari pemerintah khususnya di wilayah DKI Jakarta, yang diduga tidak transparan dan membingungkan masyarakat dalam proses pembagianya.

Bahkan menimbulkan permasalahan baru yang tak berkesudahan, Sehingga menciptakan sebuah kesan kurang cepatnya pemerintah dalam menanggapi setiap permasalahan, yang menyangkut kepentingan masyarakat saat masa PSBB dengan tujuan memutus rantai wabah Virus Corona atau yang biasa disebut Covid-19.

Pada akhirnya masalah ini mendapat tanggapan negatif dari beberapa kalangan karena dianggap sangat memicu rasa cemburu sosial yang tinggi di masyarakat.

Menanggapi hal ini, Ketua DPD DKI Gerkan Rakyat Cinta Indonesia (Gercin) Jakarta lrma Indriani angkat bicara, Irma mengatakan, bagi lnstansi yang terlibat dalam penyaluran Bansos ini, jangan hanya mencari aman seperti orang memegang bara api.

Ketua DPD DKI Jakarta Gercin Irma Indriani berfoto bersama Kapolsek Pulogadung Kompol Lindang Lumban, dan bersama anggota Gercin. seusai melantik DPC se DKI Jakarta(Foto: Arman/ Jakarta.terkini.id).

“Asal lepas dari tangan, merasa telah aman dan selesai karena sudah menyerahkan kepada tangan berikutnya, tanpa ada pengawalan lebih lanjut yang akhirnya bantuan tidak jelas alamatnya,” ungkap Irma kepada Jakarta.terkini.id saat temuidi kediamannya, Pulogadung, Jakarta Timur, Minngu 10 Mei 2020.

“Bahwa Lurah setempat dan jajarannya harus detail mengawal dan mengawasi sampai ketangan masyarakat yang behak menerima,” tambahnya.

Baca juga:

Bahkan lrma mengatakan, pesan dan janji dari Presiden dan Gubernur DKI bahwa semua yang ada dan domisili di DKI harus dibagi, karena semua warga DKI terkena dampak Virus Corona.

“Jangan tebang pilih dan main mata dalam pembagian, karena hal ini rentan terjadi di lingkungan RT saat pembagian, makanya perlu dikawal Bila ada warga yang mendapat dua kali, sementara yang lain belum dapat, RT nya harus di tindak karena itu kesalahan mutlak atau patut dicurigai” tukasnya

Lurahpun tak lepas dari kritikan Ketua DPD DKI Gercin Jakarta, Lurah jangan merasa urusan sudah selesai saat barang sudah disalurkan kesetiap RW, dan Lurah harus mendengar suara dari warga, apa sudah kebagian atau belum.

“Jangan sampai terjadi ada yang kebagian dua kali sementara yang lain belum mendapatkannya, dalam hal ini seorang RT adalah orang yang bertanggung jawab paling akhir dalam pembagian ini. Semua data yang sudah dibagi dan yang belom di bagi seorang RT harus mempertanggungjawabkannya,Karena RT adalah orang yang tau akan data dan jumlah warganya,” pungkasnya.

Ketua DPD Gercin DKI Irma lndriani juga menjelaskan, sebuah penemuannya, kalo di wilayah Pulo Gadung dia juga menemukan ada biaya antara 15 ribu sampe 45 ribu untuk menebus sembako tersebut. Hanya dalam hal ini lrma tidak menjelaskan secara rinci wilayah RT/RW nya.

Terkait adanya kabar, di daerah Kelurahan Penggilingan ada satu keluarga yang memiliki kontrakan hampir 100 pintu malah bisa mendapatkan dua kali bantuan, dikabarkan karena dekat dengan RTnya.

“Sementara yang ngontrak di rumah itu sama sekali belum pernah mendapatkannya. lnikan ironis bangat, karena sang RT yang bersikap tebang pilih terhadap warganya.Dan ini harus ditindak lanjuti,” tegas Irma.

Maka dengan mengingat hal itu, lrma menghimbau, kepada warga, yang merasa belom membutuhkan bantuan itu di harap bisa bersubsidi silang dengan warga sekitar yang tidak atau belum mendapatkan.

“Dari pada anda berpura pura jadi orang susah toh nanti akan ketauan juga, pasti malu. Maka lebih baik diberikan pada yang membutuhkan hitung hitung anda beribadah tanpa mengodok kantong sendiri,” tandas lrma mengakhiri pembicaraannya.

Komentar

Rekomendasi

Penyaluran BPNT Bogor Dinilai Sarat Penuh Dengan KKN

Rizal Ramli Meminta Kepada Presiden Agar Sekolah Ditutup Hingga Awal Tahun 2021

Ibu Guru Dipergoki Warga, Saat Melakukan Hal yang Tak Senonoh

Setelah Beberapa Hari Menghirup Udara Segar, Habib Bahar bin Smith Kembali Dipenjara

Dede Rustandi: Suka Cita Warga, FF Pasien RSUD Sumedang Negatif Covid-19

Ketua DPD DKI Jakarta Gercin, Blusukan Berikan Bansos Terdampak Covid-19

Pelaku Perampasan Viral di Medsos Saat Aksi Kejar-kejaran dengan Tim Rajawali

Depok: Oknum Ketua RT Sunat Dana Bansos Covid-19

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar