Cegah Penyebaran Corona di KRL, Ridha Foundation Bagikan 5000 Sanitizer

Ridha Foundation
Bekerjasamma dengan Stasiun Bogor, Ridha Foundation bagikan handsanitizer ke pengguna commuterline (Foto: Reno/doetaindonesia.com)

Terkini.id, Bogor– Anies mengatakan risiko kontaminasi pandemi virus Corona atau COVID-19 terbesar terjadi di transportasi publik KRL 2 rute Bogor-Depok-Jakarta Kota.

Kekhawatiran terjangkit pandemi COVID-19 dan susahnya lepas dari ketergantungan menggunakan KRL Commuter Line Jabodetabek dirasakan banyak pengguna KRL. Namun kekhawatiran ini terkalahkan oleh efisien secara waktu tempuh dan ongkos, sehingga tetap saja masih banyak yang menggunakan transportasi massal ini.

Semenjak isu Corona merebak, seluruh penumpang menjadi lebih sensitif. Mayoritas penumpang menggunakan masker. Sebentar-sebentar menyemprotkan hand sanitizer.

5000 handsanitizer di bagikan Ridha Foundation untuk cegah penyebaran Corona di KRL.(Foto: Reno/doetaindonesia.com)

Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi I Eva Chairunisa tak membantah paparan Anies, tetapi ia menyatakan kalau potensi penyebaran bisa terjadi di mana saja alih-alih di kereta.

Ia mengatakan perusahaan pelat merah itu sudah menyiapkan hand sanitizer, memastikan fasilitas untuk mencuci tangan di stasiun berfungsi, sampai pembersihan kereta secara rutin dengan cairan disinfektan.

“Hal tersebut sudah kami lakukan secara berulang sejak 29 Januari 2020,” ucap Eva beberapa waktu lalu.

Dengan kejadian yang luar biasa ini pemerintah mengambil berbagai langkah antisipasi agar penyebaran virus ini tidak semakin meluas. Hampir semua aktifitas kerja, sekolah, beribadah dan lainnya di kerjakan di rumah.

Selain hal tersebut pemerintah juga membatasi warga agar tidak banyak berkumpul yaitu dengan memberlakukan social distancing. Pergerakan orang di atur, transportasi dan lain sebagainya juga di atur agar penyebaran virus dapat di tekan sedemikian rupa.

Himbauan menggunakan masker saat bepergian, cuci tangan menggunakan sabun dan hand sanitizer serta penyemprotan disinfektan juga di kampanyekan oleh semua lapisan masyarakat.

Yayasan Rumah Ilmu Peduli Dhuafa (RIDHA)ikut berperan serta mencegah penyebaran virus Corona dengan membuat program Berbagi 5000 Handsanitizer.

Pembagian handsanitizer yang dilakukan selama 3 hari dari tgl 5-7 April 2020 berlangsung di beberapa stasiun Jakarta, Bekasi dan Bogor.

Arkansyah selaku Kepala stasiun Bogor menyambut baik kegiatan bagi-bagi hand sanitizer yang digagas Ridha Foundation, karena perlu banyak peran untuk edukasi masyarakat dengan tetap menjjaga sosial distancing.

Semenjak wabah Corona pengguna KRL khususnya Comuter Line Jakarta Bogor turun drastis hingga 70%-80%.

“Sesuai intruksi dari pemerintah pusat yang terbaru kita melakukan sosialisasi mulai tanggal 12 Maret lalu semua pengguna KRL wajib memakai masker,” ujar Arkansyah.

Lebih lanjut, Arkansyah mengatakan jika Stasiun Bogor kini sudah ada Termosskiner yang berfungsi untuk pengukuran suhu tubuh setiap penumpang KRL.

“Batas minimal untuk penumpang 38 derajat celcius, apabila lebih dari 38 kami tidak perkenankan untuk naik kereta dan kami juga sudah menyediakan wastafel sebagai tempat cuci tangan bagi penumpang sebelum naik ke kereta,“ ucap Arkansyah lagi.

Salah satu pengguna Commuterline, Citra senang dengan pembagiam handsaniitizer yang dibagikan Ridha Foundation.

Citra berharap semua orang semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya kebersihan sehingga penyebaran virus Corona semakin minimalisir dan segera berakhir.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Paguyuban Sadulur Salembur Bentuk Panitia Baksos, Jalu: Opik Resmi Jadi Ketua Panitia

PWOIN Bagikan Sembako dari YPJI, Evaluasi Organisasi Akhir Tahun serta Susun Program 2021

Ultah DPD Gercin DKI Jakarta, Membahas Lima Butir Pancasila Sebagai Fondasi NKRI

Bantu Program Pemerintah, YAMESTA Indonesia Buka Cabang di Cimahi Utara

Startup Pionir Community Enabler Resmi Launching di Babel, Ini Fitur Kerennya

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar