Seorang Aparat Desa Menumpahkan Kekesalannya Kepada Penyandang ODP

Cimungkal
Kondisi kantor Desa Cimungkal saat ini fhoto Doc: Istimewa

Terkini.id, Jakarta – Aparat desa Cimungkal, Kec. Wado, Kab. Sumedang, Jawa Barat. Keluhkan warganya yang Pulang Kampung (Pulkam). tidak mengikuti aturan Pemerintah.

Salah satu aparat desa yang tidak mau disebutkan namanya. mengeluhkan, keberadaan warganya yang menyandang setatus Orang Dalam Pantuan (ODP). Karena tidak mau mengikuti aturan.

“Pulang dari rantau malah piknik!! Bukannya isolasi diri empat belas hari. “Kalah alulin balik ti kota teh piknik!! lain isolasi diri hela 14 hari,” ucap aparat desa Cimungkal menggerutu, kepada terkini.id melalui sambungan Whatsapp, Jakarta, Senin (30/03/2020).

Kondisi desa Cimungkal saat merebaknya C-19. fhoto: Geri Gerry Gunawan/FKWDC

Dia pun menjelaskan, data ODP yang ada di wilayhnya. Hampir beberapa semua dusun ada ODP. Dusun Margaluyu: 41 (L:27 P:14), DusunSukamanah: 34 (L:30 P:4)dusun Cimungkal39 (L:30 P:9)Dusun Ciledug : 32 (L:22 P:10).

“Diperkirakan hampir 200 orang, ODP yang ada di Cimungkal. Kakau data masuk semua,” tuturnya.

Baca juga:

Dia pun menghimbau, kepada warga Desa Cimungkal untuk yang Pulkam, agar mau mengikuti aturan pemerintah.
“Bukannya gak boleh Pulkam, tapi tolong isolasi diri 14 hari. Kalau selama 14 hari ada gejala, tiem kesehatan dari Sumedang akan menjemput,” tandasnya.

Akibat sebagian tempat mulai lockdown, bahan pangan di desa Cimungkal semakin susah untuk didapatkan.

Komentar

Rekomendasi

Penyaluran BPNT Bogor Dinilai Sarat Penuh Dengan KKN

Rizal Ramli Meminta Kepada Presiden Agar Sekolah Ditutup Hingga Awal Tahun 2021

Ibu Guru Dipergoki Warga, Saat Melakukan Hal yang Tak Senonoh

Setelah Beberapa Hari Menghirup Udara Segar, Habib Bahar bin Smith Kembali Dipenjara

Bansos Tidak Merata, Ketua DPD DKI Jakarta Gercin Angkat Bicara

Dede Rustandi: Suka Cita Warga, FF Pasien RSUD Sumedang Negatif Covid-19

Ketua DPD DKI Jakarta Gercin, Blusukan Berikan Bansos Terdampak Covid-19

Pelaku Perampasan Viral di Medsos Saat Aksi Kejar-kejaran dengan Tim Rajawali

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar