Hingga Kini, Polisi Tangkap 30 Orang Penyebar Hoax Corona

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Asep Adi Saputra,
Menurut Kombes Pol Asep Adi Saputra, hingga kini (Kamis,19/3) telah ditahan 30 orang penyebar hoax virus corona.

Terkini.id, Jakarta – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus menghimbau  masyarakat untuk tidak menyebarkan berita bohong (hoax) mengenai Covid19 atau berita yang belum terkonfirmasi kebenarannya. 

Berita hoax tentang Covid19 menurut Yusri dapat menimbulkan keresahan ditengah masyarakat.

“Imbauan disampaikan memang mengharapkan masyarakat tidak menyebarkan berita-berita hoax tentang corona. Jangan meresahkan masyarakat, jangan membuat masyarakat panik, “ ujar Yusri Yunus.

Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan Polisi akan menindak tegas penyebar hoax virus corona.

Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus, menegaskan akan menindak tegas para pelaku  yang  sengaja menyebarkan berita bohong mengenai virus corona.

“Kita mengejar terus para pelaku yang mencoba menyampaikan ke masyarakat bahwa berita (hoax) itu di media sosial. Ini masih kita selidiki, apabila ditemukan akan kita berikan tindakan hukum” tutur mantan Kapolres Tanjung Pinang ini.

Baca juga:

Hingga saat ini polisi telah menetapkan 30 orang sebagai tersangka kasus penyebaran berita bohong terkait wabah virus corona.(Kamis,19 Maret 2020)

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Asep Adi Saputra, di Mabes Polri, Jakarta Selatan mengungkapkan, “semua menjadi 30 kasus dengan 30 tersangka penyebar hoax”, paparnya.

Adapun 22 tersangka sebelumnya telah ditetapkan berada di Bareskrim Polri tiga tersangka, Polda Kaltim dua tersangka, di Polda Metro Jaya satu tersangka, Polda Kalbar empat tersangka, Polda Sulawesi Selatan dua tersangka, dan Polda Jawa Barat tiga tersangka.

Kemudian, di Polda Jawa Tengah satu tersangka, Polda Jawa Timur satu tersangka, Polda Lampung dua tersangka, Polda Sultra satu tersangka, Polda Sumatera Selatan satu tersangka, dan Polda Sumatera Utara satu tersangka.

Kedelapan tersangka baru kini ditahan di Polda Kalimantan Timur, Polda Metro Jaya, Polda Sulawesi Selatan, Polda Jawa Barat, Polda Lampung, Polda Bengkulu, Polda Sumatera Barat, dan Polda Riau.

“Dari seluruh tersangka ini, dua tersangka ditahan, satu di Polres Jaktim, satu di Polres Ketapang (Kalbar),”  jelas Asep Adi lagi.

“Semua menjadi 30 kasus dengan 30 tersangka,” ungkap Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Asep Adi Saputra, di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Sumber: http://tribratanews.polri.go.id/

Komentar

Rekomendasi

Penyaluran BPNT Bogor Dinilai Sarat Penuh Dengan KKN

Rizal Ramli Meminta Kepada Presiden Agar Sekolah Ditutup Hingga Awal Tahun 2021

Ibu Guru Dipergoki Warga, Saat Melakukan Hal yang Tak Senonoh

Reproduksi Corona Masih 1,1, Alasan Anies Perpanjang PSBB Hingga 4 Juni

Setelah Beberapa Hari Menghirup Udara Segar, Habib Bahar bin Smith Kembali Dipenjara

Pengurus GTKHNK 35+ Karawang Kecam Indra Charismiadji yang Singgung Jutaan Guru

Bansos Tidak Merata, Ketua DPD DKI Jakarta Gercin Angkat Bicara

Dede Rustandi: Suka Cita Warga, FF Pasien RSUD Sumedang Negatif Covid-19

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar