RPK Bagikan 1000 Tumbler Gratis dan Penyuluhan Kesehatan

Gerakan 1000 Tumbler
Masyarakat dan anak yatim binaan Yayasan Rahmatan Lil Alamin ikuti penyuluhan kesehatan

Terkini.id, Bekasi – Rahmatan Pandu Kemanusiaaan (RPK) organisasi kemanusiaan dibawah Yayasan Rahmatan Lil Alamin Jakarta Timur bersama Bank Sampah Universitas Budi Luhur gelar penyuluhan kesehatan dan pembagian 1000 tumbler gratis. (15/3)

Pembagian 1000 tumbler ini bertujuan mengedukasi masyarakat khususnya remaja dan anak yatim dhuafa binaan untuk menjaga dan menyehatkan bumi.

Menyehatkan bumi menurut RPK dengan cara mengurangi penggunaan plastic sekali pakai serta pengelolaan sampah plastik menjadi barang yang lebih bermanfaat, mewah, berkah dan mempunyai nilai jual.

Umi Titik dari Bank Sampah UBL ajari masyarakat dan anak yatim manfaatkan sampah menjadi barang lebih berguna bermnilai ekonomis.

Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat dan generasi muda , sadar dan tergerak untuk bersama menjaga bumi serta menyehatkannya.

Anak dan remaja sebagai subjek penyuluhan ini diharapkan menjadi generasi penerus bangsa dan menjadi pelopor kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Pembagian tumbler gratis dan penyuluhan kesehatan lingkungan serta pengelolaan sampah plastik menjadi barang yang berguna dan bernilai oleh Umi Titik dari Bank Sampah Universitas Budi Luhur.

Ketua Umum RPK Achyar Dimas Pratama berharap, semua remaja dan anak-anak binaan tersebut menjadi pelopor kesehatan lingkungan didaerahnya sehingga Gerakan 1000 Tumbler terus meluas.

“RPK akan terus melakukan kegiatan serupa diseluruh cabang Yayasan Rahmatan lil-alamin Jakarta Timur sampai ke seluruh masyarakat Indonesia, “ ujar Dimas.

Komentar

Rekomendasi

Dampak Corona, 7 Platform Belajar Online Ini Gratiskan Aksesnya

Jum’at Barokah, PWI Bekasi Bagikan Ratusan Nasi Gratis

Tidak Hanya Sukses, Wiranesia Ajak Pelaku UKM Naik Kelas

Begini Cara Nabi Saat Hadapi Wabah Penyakit

YABANGKIT Adakan Santunan Yatim dan Penyuluhan Kesehatan Kanker

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar